Rawe-Rawe Rantas, Malang-Malang Tuntas

Quest for A Better Life

Air Mengalir

Posted by pungkasali on April 14, 2008

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan (Al-Baqarah: 164)
Apa istimewanya air mengalir?

Semua makhluk hidup mahfum akan pentingnya air. Air adalah sumber kehidupan bagi semua makhluk hidup. Bagi manusia kebutuhan akan air tidak bisa ditawar-tawar lagi. Bahkan bagian terbesar tubuh kita adalah air. Ia menjadi sumber kehidupan dari gurun tandus hingga lautan luas. Dari makhluk sekecil kuman, hingga gajah yang berukuran raksasa. Dari bayi hingga, orang-orang tua. Semuanya tergantung akan air.

Akan halnya air, jika ia mengalir memiliki khasiat yang sangat besar bagi kehidupan makhluk hidup dan keselarasan lingkungan.

Air mengalir memiliki arti filosofis yang mendalam. Sifat air mengalir adalah selalu menuju ke tempat yang lebih rendah dan pada ahkirnya menuju ke satu tujuan yaitu laut. Sepanjang perjalanannya, air selalu memberikan hara kehidupan bagi manusia, binatang dan tanaman. Bukan itu saja, air memberikan kesejukan, ketentraman dan keindahan. Titik-titik air di pagi hari menciptakan embun bagi keindahan alam, kesegaran dan kesejukan bagi jiwa-jiwa yang menikmatinya dan menjadi sumber-sumber kehidupan makhluk-maklhuk yang memanfaatkannya. Dari tetesan-tetesan kecil ia berkumpul dan bersatu, dan membentuk aliran yang mengairi tanah-tanah tandus menjadi subur, sumber minuman bagi manusia, tanaman dan hewan.

Tiada lelah ia mengalir dan memberi manfaat. Manakala terhalang ia akan merembes dan keluar sebagai mata air untuk melanjutkan perjalannya. Manakala menemui halangan yang tak tertembus ia berkelok-kelok dengan tawakal mencari jalan untuk mengalirkan dirinya. Tiada lelah ia memuaskan dahaga, menghancurkan sampah dan kotoran yang dibuang manusia.

Inilah satu perlambang alam bagi manusia. Setiap manusia berada dalam perjalanan menuju ke satu tempat yang pasti yaitu Allah SWT. Di sepanjang perjalanannya, manusia dituntut memberikan manfaat kepada apa-apa yang dilewatinya, memberikan hara kehidupan, menolong dan berbuat baik kepada manusia dan alam. Tanpa kenal lelah. Hendaklah ia memberikan kesejukan dan ketentraman bagi mereka yang kurang beruntung.

Jika ada halangan yang merintang hendaklah ia tidak berputus asa, merembes dan berkelok-kelok menerjang dan menghindarinya untuk terus menuju tujuan akhir. Sendirian ia bagaikan setetes air, ketika berkumpul dan bersatu ia akan mengalir dan membentuk kekuatan tak terkalahkan. Secara individual manusia bagiakan setetes air, apabila ia berkumpul dan bergaung dengan selaras maka ia akan menjadi arus yang kuat, yang mengajak apa yang asa disekelilingkan menuju kepada perjumpaan dengan Allah. Ia bisa saja berkelok-kelok, tetapi tetap istiqomah dengan sifat alirannya. Di musim dingin mungkin ia berbentuk kristal es, sementara di musim panas berbentuk uap. Namun semuanya tetap air dan pada saatnya ia akan meneruskan alirannya menuju samudera.

Kita ingin perjalanan hidup kita, bagaikan air, memberikan manfaat bagi siapa yang kita lalui dalam masa hidup kita hingga menuju titik akhir samudera Keagungan Allah.

Untuk itu, marilah kita belajar pada air yang mengalir. Setetes baginya, sejuta hara ia bawa.

Troy, 28 Agustus 98

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: