Rawe-Rawe Rantas, Malang-Malang Tuntas

Quest for A Better Life

Tangkap Dia…!

Posted by pungkasali on April 14, 2008

Aha….!
Ini dia rupanya si bajingan tengik yang selama ini membikin resah kerajaan Angkasa Murka kita. Bagus!!! Kerja kalian sungguh bagus, hai para pengawal. Sekarang tugas kalian menjadi lebih ringan. Tapi awas, jangan sampai lengah, atau kalian akan menjadi gantinya. Ikat dia kencang-kencang. Rasakan ini rafia peremuk tulang. Rasakan kau bedebah!

Bawa dia maju ke hadapanku. Biar aku lihat bagaimana muka si pengecut ini.

Ha..ha..ha..! Kamu rupanya ya yang selama ini selalu menimbulkan huru-hara. Selalu menghalangiku untuk mendapat simpati rakyat. Menghalangiku berkehendak dan bertindak dalam rencana-rencanaku menguasai dunia. Hmm, aku salut atas kelicinan dan kelicikanmu. Kamu boleh bersembunyi dari Radarido kami. Tapi ketahuilah, sampai ke lubang semutpun kamu akan tetap aku kejar. Dan ha..ha..ha… kini rasakan pembalasanku!

Berdoalah kepada tuhanmu kalau kamu punya Tuhan, sebentar lagi badanmu akan aku hancur leburkan dengan bom-bom yang kau tanam, menjadi atom-atom yang melayang-layang di udara bersama debu-debu Glodok dan BEJ. Abumu akan menempel di pohon-pohon di jalan Sudirman. Rasakan deraan panas dan keharuman timbal dari nafas-nafas Jichengium dan Yamahalidum, sepanjang masa.

Diam kau perkutut. Tak tahukah engkau, Tuanmu sedang berbicara di mimbar kebesaran? Pengawal siapkan Executronic pada Level 9,5. Biarkan kejutan itu membuat matanya mendelik dan rambutnya gosong dalam sekejap, mengeringkan 70 % dari air dalam tubuhnya, mencampur darah dengan urin, lalu menguap mengisi Humanincenerator.

Hari ini adalah giliranmu. Besok pagi saksikan dari arwahmu yang gentayangan di langit dan rawa-rawa, gacoanmu putri Sultana akan segera mengalami hal serupa. Putih mulus kulitnya tak akan menggoyahkanku dari eksekusi masal para OPK Matadoria, sang Penguasa Lembah dan Puncak Ranah Merah. Lusa, menyusul komplotan-komplotan yang kamu sebut rahasia. Jarum ber-derak tiap detik, nyawa akan melayang setiap itu pula.

Hayo lepaskan dia dari rafia itu, aku tak ingin rafia ini dikotori oleh kulit-kulit gosongnya. Hayo cepat, kau aku bayar ntuk bergerak seperti kilat, mendahului kerja otakmu yang hanya berisi nasi-nasi putih dan gula-gula.

Hey.. diam kamu. Pengawal cepat pengangi dia!!

Pzung….pzung!!!Zappphgh..Zapphh.

Kurang ajar, cepat rebut Minibomber dari tanganya. Kejar..kejar..tangkap dia. Kepung seluruh bangunan, periksa setiap sudut kastil dan bunker-bunker. Jangan sampai ia lolos ke negeri Romantika di seberang sana, atau wibawa tuanmu ini akan makin kandas tertelan poster dan kertas-kertas manila.

Kerahkan pesawat Rajawali One, tabuhkan genderang sangkakala pembimbang, dan taburkan gas putih pembelah dada. Jangan sampai dia lolos dari wilayah kerajaan ini. Jangan sampai ia kumandangkan kekejaman dan kebohonganku untuk menarik simpati para buruh tambang Rupiahimum. Jangan sampai mereka memberontak kekuasanku, karena kamu tidak akan dapat tuan yang perduli seperti aku lagi dan begitu perkasa di hadapan alam semesta raya.

Kejar terus, dan jangan kembali sebelum kau dapatkan dia, atau kamu pula turut aku hancurkan dan kugantikan dengan pengawal-pengawal yang lebih perkasa dan loyal kepadaku. Ketika itu engkaupun akan menderita sepanjang masa bersama buruanmu itu. Dan aku sebagai penguasa alam raya akan tetap berjaya.

Cepat kejar…tangkap…!

Pungkas Bahjuri Ali
22 Januari 2001

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: