Rawe-Rawe Rantas, Malang-Malang Tuntas

Quest for A Better Life

The Betrayal of Liliuokalani

Posted by pungkasali on June 9, 2008

Hawaii . Sebuah lokasi yang sangat unik, karena letak geografisnya, karakteristik geogologinya, penduduk aslinya, dan tentu saja sejarah perjalan bangsanya.  Dari bagian itu, buku ini menceritakan tentang drama kehidupan dan perjuangan Ratu Liliuokalani, ratu terakhir Hawaii sebelum di aneksasi oleh Amerika Serikat. Buku ini menceritakan pergolakan penduduk asli Hawaii dan dalam hal ini diwakili oleh perjuangan Liliuokalani  melawan para imigran dari Amerika Serikat. Pada akhirnya para pendatang meminta pertolongan Amerika Serikat untuk turun campur dan kemudian menganeksasi Hawaii.

Saya tidak akan membahas detil buku ini. Tapi dari buku ini dapat melihat drama tragis bangsa Hawaii, sebagai sebuah bangsa yang independen dan tidak diketahui oleh orang-orang Eropa sampai James Cook (pelaut Inggris) mendarat di Kauai di Paruh Terakhir abad ke 18.

Secara tradisional penduduk Hawaii menggantungkan hidupnya kepada Raja atau Ratu yang berkuasa. Oleh karenanya peran pemimpin di Hawaii sangat sentral. Sistem kehidupan seperti berjalan dengan baik ketika belum ada pendatang yang mengenalkan dengan nilai-nilai baru yang berprinsip berusaha menghidupi dirinya sendiri. Terlebih-lebih pendatang dari Amerika yang secara historis adalah mereka telah menghadapi hidup keras di bagian barat Amerika. Karenanya, ketika jumlah pendatang semakin banyak, terjadi konflik kebudayaan diantara penduduk asli dan pendatang. Karena sistem kehidupan yang sentral tergantung pada Raja/Ratu inilah, maka konflik kebudayaan yang terjadi sebenarnya adalah antara Ratu Liliuokalani dengan pendatang. Dan kita tahu bagaimana kesudahannya.

Perjuangan Liliuokalani untuk menjaga eksistensi bangsa Hawaii dilakukannya hampir tanpa kekerasan. Selain merupakan seorang perempuan yang lembut, Liliuokalani berusaha mengadopsi nilai-nilai barat dengan harapan dapat mengimbangi konflik dengan pendatang. Namun Liliuokalani lebih banyak bekerja sendiri tanpa sokongan yang kuat dari saudara-saudaranya yang lebih lemah, serta rakyatnya yang sangat dependent .

Di buku ini kita dapat melihat bagaimana akhir sebuah negara merdeka dan independen yang kemudian tunduk pada kekuatan asing. Proses hilangnya sebuah identitas bangsa memang sungguh memilukan. Kita lihat suku Aborigin di Australia, suku Indian di Amerika. Bedanya jika di Australian Aborigin tidak membentuk sebuah negara yang mapan, demikian juga dengan suku Indian di Amerika Serikat. Kerajaan Hawaii pada awalnya adalah negara dengan sistem monarki yang mantap yang dibangun oleh Raja Kamehameha, namun kemudian hilang ditelan kebudayaan lain yang lebih agresif.

Buku ini saya beli di sebuah toko buku bekas (Rainbow Books and Records) di Hononulu karena ketika di Hawaii saya melihat penduduk etnis Hawaii yang banyak hidup yang tidak mapan dan banyak yang tergantung pada social security system .  Lantas saya beli buku ini yang judul lengkapnya: The Betrayal of Liliuokalani: Last Queen of Hawaii 1838-1917. Sebenarnya ada buku satu lagi tentang King Kamehameha, tapi ndak tahu nyelip kemana. Anyway, very interesting .

Helena G. Allen. 1982. The Betrayal of Liliuokalani: Last Queen of Hawaii 1838-1917. Mutual Publishing, Hawaii. 432 hal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: